Ketua Umum LPQQ Indonesia Ust Mahbub Sholeh Zarkasyi membentuk Kehumasan Pusdiklat sebagai mesin penggerak yang melakukan syiar, publikasi, koordinasi dan penggalangan dukungan dari semua kalangan dan golongan dalam pelaksanaan program pengentasan buta aksara al-Qur’an di tanah air.

Dalam kunjungan silaturrahim ke kediaman Katum LPQQ Indonesia, Ahad 6 Agustus 2023, Ketua Kehumasan Pudiklat Giri Susanto, SH beserta anggotanya Agus Setiawan dan Endang Kurniawan menyampaikan agenda-agenda penting baik lokal maupun agenda nasional.

Kunjungan tersebut dalam rangka mendampingi Ketua Forum Kurawa (Kumpulan Rakyat Wanaraya) Arip Budiman, yang telah membentuk 5 unit KBMA, setiap KBMA terdiri dari 50 orang peserta yang akan belajar membaca alQur’an dari kalangan remaja, dewasa bahkan lansia.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum LPQQ Indonesia memberikan pengarahan terkait tugas dan fungsi kehumasan Pusdiklat.

Kalian harus memiliki wawasan nasional karena judul kita adalah Gerakan Nasional, kalian bisa mengajak para aktivis untuk ikut serta sebagai Kehumasan Pusdiklat dalam gerakan ini di seluruh pelosok tanah air, yang nantinya di tetapkan oleh Ketum. DPP. LPQQ. Cukup 1 orang ketua dan minimal 3 orang anggota yang memahami bidang jurnalistik dan teknologi informasi.

Kehumasan bertanggungjawab langsung kepada Ketua Umum. Terhadap struktural kepengurusan LPQQ dari pusat sampai ke daerah sifatntnya adalah koordinasi, bukan instruksi, Komandan kalian adalah Ketum. LPQQ. dimana ada Ketum disitu ada kalian.

Tugas kalian sangat mulia dan berharga, ibarat tim sepak bola, kalian ada di gelandang tengah ada sayap kiri dan kanan, sampai menjadi penjaga gawang, tapi kalian tidak boleh mencetak gol, karena kalian bukan aksekutor. Over lah bolanya ke pengurus LPQQ untuk ditendang masuk gawang ucap Ketum sambil tersenyum.

Tugas kalian bukan mengajar membaca alQur’an, tugas kalian mengajak, memfasilitasi dan mempublikasikan syiar islam dalam gerakan pengentasan buta aksara alQur’an. Maka sejumlah orang yang ikut mengajar dan belajar membaca alQur’an, kalian pun mendapatkan pahala setiap 1 huruf, sepuluh kebaikan. kalian akan dikenal dibumi dan dilangit sebagai pejuang dan pecinta alQur’an. Tegas Ketum dalam akhir kata pengarahannya.