https://www.fajarpos.com/05/10/2023/berantas-buta-huruf-al-quran-pemkot-tangsel-berkolaborasi-dengan-lpqq/

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) telah berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Qiroatil Quran (LPQQ) Indonesia untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

Wali Kota Benyamin Davnie mengatakan, bahwa Pemkot Tangsel akan terus berkomitmen dan mendorong berbagai program dalam pengentasan buta huruf Al-Qur’an, kini telah MoU dengan LPQQ Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Training Of Trainer (ToT) cara belajar Al-Qur’an dengan cepat yang diselenggarakan oleh DPD LPQQ Indonesia, yang bertempat di Ruang Lengkong, Puspemkot Tangsel pada Rabu (04/10).

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Training Of Trainer (ToT) tentang cara belajar Al-Qur’an dengan cepat, yang diadakan di Ruang Lengkong, Puspemkot Tangsel. Wali kota menekankan bahwa gerakan ini sangat penting dalam membimbing masyarakat untuk bebas dari buta huruf Al-Qur’an.

Program ini sejalan dengan berbagai inisiatif yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, seperti Tangsel Mengaji dan pendidikan pemahaman Al-Qur’an usia dini. Wali kota berharap kehadiran LPQQ Tangerang Selatan akan memberikan solusi alternatif yang memungkinkan pembelajaran efisien dengan program Tangsel Mengaji bersama LPQQ.

“Saya berharap hadirnya LPQQ Tangerang Selatan dengan solusi alternatif yang memungkinkan pembelajaran yang efisien dengan program Tangsel Mengaji bersama LPQQ yang fokus membangun komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan kerja sama dengan semua elemen,” Kata Benyamin.

Wali kota mengungkapkan harapannya bahwa upaya bersama mereka untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an di Tangerang Selatan akan membantu masyarakat menjadi lebih dekat dengan agama mereka dan meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran-ajaran Islam.

“Semoga usaha kita bersama mengentaskan buta Al-Qur’an di Tangerang Selatan, jadi sesuai moto kita yakni religius dapat terwujud,” .

Sementara itu, ketua umum DPP LPQQ Indonesia, Mahbub Sholeh menjelaskan bahwa lembaga ini merupakan lembaga yang independen dan terstruktur. Mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah, dimana membawa semangat dalam pengentasan butuh huruf Al-Qur’an.

“Tujuan pendirian LPQQ Indonesia adalah melaksanakan gerakan nasional penanganan dan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Indonesia,” tutupnya.